Terkadang ia datang begitu cepat
Terkadang ia datang tanpa mengenal tempat, waktu, bahkan seseorang
Sapaannya membuat jantung setiap insan berdegup kencang
Mendesir seperti pasir yang tertiup angin
Membuat akal menjadi tak berakal
Mendamba mengharap dibuai oleh alunan irama
Alunan irama yang terkomposisi nada dengan sempurnanya…cinta…
Cinta.. satu kata yang abstrak
Namun terasa setiap insan dapat merasakan keberadaannya
Ingin memilikinya, seutuhnya…
Cinta…seperti angin yang berhembus menyentuh sanubari
Menyentuh hati, dengan menyampingkan logika
Hanya hati yang dapat merasakannya
Hingga mulut pun tak sanggup lagi berucap
Tatkala hembusan angin cinta datang menyapa
Terbuai, terlelap, merona karena mahadaya cinta
Namun, manakala angin itu berlalu
Dan membiarkan setiap insan masih terlena karena buaiannya
Mungkin laksana seorang rabun jauh yang kehilangan kacamata
Dapat melihat dunia, tapi tak tahu apakah dunia ini indah atau
tidak
Meraba-raba, menerka-nerka
Sampai angin cinta berhembus kembali…
Mahadahsyatnya angin cinta itu
Yang dapat membuat setiap insan terlena dan terjaga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar