bagaimana jika kalian merasakan kehilangan orang tua?? terutama ditingal oleh ibunda??
bagaimana perasaan kalian??
aku... aku sudah pernah merasakannya. mungkin kata orag-orang aku tegar dan sabar serta ikhlas. ya! aku memang sudah mengikhlaskan kepergian mamaku. tapi... ketegaranku seakan luntur seketika ketika aku menerima telepon dari rumah sakit itu. selama aku menginjak umur 10 ke atas, baru kali itu aku menangis seperti anak kecil yang kehilangan mainannya. TUHAN... apakah ini mimpi???!
lututku lemas, badanku seakan melayang. pikiranku kacau.. nafaspun aku tidak sanggup.
ya.. mungkin Tuhan terlalu sayang sama mama. sehinga Dia tidak mau membiarkan mamaku menderita karena penyakit yang dideritanya selama bertahun-tahun. aku pun memcoba mengikhlaskannya. tp, setiap kali aku mengingat akan hal itu, ketegaranku seakan hilang seketika.
saat aku berjalan dan melangkahkan kaki, aku merasa seperti orang lumpuh yang harus lepas dari tongkat atau kursi rodanya. seperti tidak ada lagi yang menjagaku. menjaga diri ini. lututku terasa tidak punya energi untuk berjalan. aku merasa sepertinya malaikat yang menjagaku kini telah pergi meninggalkanku. dan membiarkanku berjalan melangkah sendirian. sungguh hati ini seperti tersayat-sayat. matapun sudah tidak mau mengeluarkan air matanya karena sudah terlalu banyak air mata yang jatuh. kering.. begitu kering...
tapi... kalau ku ingat akan pengorbanan mamaku melawan penyakitnya, aku merasa bodoh sekali kalau aku sampai putus asa dan pesimis. tapi Tuhan memang Maha Adil. Dia memberiku kekuatan yang luar biasa. walaupun aku sering merasakan kerapuhan saat aku menghadapi masalah-masalahku.
aku baru menyadari, kalau bukan aku sendiri yang menyemangati diriku, siapa lagi??!
:)
dan aku sudah berjanji akan berubah menjadi wanita yang kuat dan optimis dalam menjalani hidup. akupun telah berjanji pada mama ku didalam mimpi itu, aku ingin menjadi anak yang baik dan sayang sama semua orang...:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar